Sandaiaga Uno Datang, Lantunan Salawat Berkumandang

Serang – Di awal tahun 2019 Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno melanjutkan safari politiknya dengan berkeliling Banten. Dalam kunjungannya, Sandiaga menyambangi beberapa tempat yakni tempat di Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Tanggerang.
Tempat-tempat yang dilawat Sandi di antaranya pondok pesantren Al Mubarok, pondok pesantren Al Mansyuriah, pondok pesantren Darul Ibtida Al-Malibar, zairah ke makam Sultan Maulana Yusuf dan dialog dengan pengusaha emping dan penggerak OKE OCE.

Tepat pukul 12.00 WIB, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno tiba di Pesantren Al- Mubarok Kota Serang, Minggu (6/1),

Sandi biasa disapa tiba di lokasi menggunakan mobil Hummer hitam. Sandiaga nampak Islami dengan mengenakan pakaian muslim putih dengan peci hitam dan berkalung sorban hijau.

Kedatangan Cawapres milineal ini mendapat sambutan meriah dari para pendukung yang telah menunggu sejak pagi tadi. Emak dan para santri terlihat berebut berfoto.

Salah satu relawan Fariz, mengatakan dirinya senang atas kedatangan pak Sandiaga ke Kota Serang. Itu membuktikan bahwa Sandiaga peduli akan pendukungnya.

“Kita bisa lihat sendiri di bawah terik panas, pak Sandi rela berdesak-desakan melayani para relawan berfoto ini jelas membuktikan calon pemimpin yang merakyat,” katanya.

Kedatangan Sandiga Uni itu disambut oleh Pimpinan Ponpes diiringi kesenian khas Banten dan sholawat nabi terus berkumandang dari awal kedatangan menuju mimbar acara.

Hadir beberapa tokoh diantaranya Koordinator Sekber Relawan Prabowo Sandi (RPS) Banten Sudrajat Syahrudin, mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, Tokoh Nasional dari PAN Yandri Susanto dan para alim Ulama.

Tidak Kampanye di Pesantren

Sandiaga Salahuddin Uno meminta para relawan selalu mentaati hukum yang berlaku, salah satunya dengan tidak melakukan kampanye di Pondok Pesantren.

“Kita harus taati hukum, jangan sampai kita melanggar hukum. Kita harus menjaga kesucian pesantren,” katanya kepada wartawan di Kota Serang, Minggu (6/1).

Sebab itu dalam kunjungan ke Pesantren Al-Mubarok Serang Sandia biasa disapa tidak melakukan kampanye. Ia lebih memilih mengajak para pendukungnya untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Karena saya tidak bisa menyampaikan visi misi, saya hanya bisa mengajak kepada bapak ibu untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT, salah satunya dengan bersalawat,” tuturnya seraya memimpin langsung pembacaan salawat.

Walaupun begitu kata Sandi, meskipun tidak memaparkan visi misi dan hanya bersilaturahmi namun pertemuan ini, tidak akan sia-sia karena silaturahmi mempunyai mukjizat.

“Saya tidak bisa sampaikan apa-apa, hanya bisa bersilaturahmi. Semoga silaturahmi ini diberkahi Allah SWT. Silaturahmi kan punya dua mukjizat, menambah rizki dan memperpanjang umur,” pungkasnya

Ciptakan Santri Entrepreneur

Ponpes Al-Mubarok diminta harus menciptakan santri entrepreneur yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

“Bukan hanya berakhlakul karimah saja tapi juga bisa menjadi solusi dan membuka lapangan kerja dan merealisasikan potensi sumber kekayaan alam Banten,” katanya.

Kata Sandi, dengan adanya penambahan kamar bagi santri putri diharapkan santriwati dapat menjadi kekuatan ekonomi keluarga dengan menjadi tokoh bangsa dari kalangan perempuan.

“Kekuatan ekonomi ini bertumpu kepada keluarga, kalau santriwati ini bisa jadi tokoh bangsa, tentu ini bisa menopang kemajuan bangsa,” ucapnya.

Ia juga menilai Banten sebagai provinsi yang luar biasa kalau dikelola dengan baik. Banten pasti akan menjadi provinsi maju.

“Banten ini pusat industri, industri pengolahan energi bisa di bangun lapangan kerja bisa diciptakan. Potensi pertanian dan UMKM bagus,” pungkasnya (sat/Hbc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*