Bupati Serang Maksimalkam Tim Medis di RSDP

SERANG – Setelah meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Anyer dan Cinangka, serta memastikan penanggulangan bencana dilakukan dengan baik, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah siaga di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang. Rumah sakit umum daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tersebut, siap melayani maksimal para korban tsunami dari Kabupaten Serang maupun Kabupaten Pandeglang.

“Rumah Sakit Drajat Prawiranegara sebagai rumah sakit rujukan se-Banten, akan melayani semaksimal mungkin korban korban bencana tsunami dari Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat konferensi pers di RSDP, Minggu (23/12/2018) malam.

Tatu mengungkapkan, terupdate hingga pukul 21.30 WIB, korban tsunami di Anyer dan Cinangka terdapat 11 orang meninggal dunia, 22 orang luka-luka, dan 27 orang masih dalam pencarian. “Hasil data yang masuk RSDP sebagai rumah sakit rujukan lima kabupaten/kota di Banten, terdapat 95 korban dan 14 jenazah yang masuk. Dari Pandeglang sebanyak 63 orang,” kata Tatu.

Tim medis RSDP diminta untuk dimaksimalkan. Bahkan penanganan operasi bagi korban luka berat harus disegerakan. “Kami berterima kasih kepada tim medis atau dokter di RSDP karena yang sedang libur piket pun, ikhlas masuk kerja dan melayani pasien korban tsunami. Pelayanan di IGD pun berjalan dengan optimalisasi dokter. Bahkan saya mendapat informasi, tim dokter dari Kementerian Kesehatan diturunkan untuk membantu,” ujarnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSDP Serang, Rahmat Fitriyadi mengatakan, pihak RSDP bekerjasama dengan tim inavis dari Polda Banten untuk mengetahui identitas jenazah yang tidak dikenali. “ Tim ini khusus untuk mengidentifikasi pasien atau jenazah agar lebih dikenali oleh keluarganya. Kami terus mengupdate data korban yang masuk ke RSDP dan disampaikan melalui papan informasi,” tuturnya. (Hbc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*